Agen-agen yang bertanggung jawab untuk melindungi Bush tersebut dituding lamban bergerak. Sebab meski meleset, namun si pelempar sepatu bisa melemparkan sepatunya sampai dua kali.
Namun pejabat-pejabat Dinas Rahasia menyatakan, para agen mereka telah bertindak dengan semestinya. Ditegaskan pula, semua yang hadir di konferensi pers itu telah menjalani skrining keamanan secara intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka kemungkinan akan memutuskan untuk menempatkan lebih banyak agen yang menempel ketat di sekitar presiden," kata Ronald T. Williams, mantan agen Dinas Rahasia.
"Mereka akan membuat beberapa penyesuaian, sehingga jika sebuah sepatu dilemparkan lagi, mereka bisa menangkalnya atau setidaknya melindungi presiden," imbuhnya seperti dilansir harian Los Angeles Times, Selasa (16/12/2008).
Pejabat-pejabat Dinas Rahasia bersikeras bahwa agen-agen mereka bergerak secepat mungkin setelah sepatu pertama dilempar ke Bush. Menurut juru bicara Dinas Rahasia AS, Ed Donovan, video rekaman insiden itu memperlihatkan bahwa agen-agen bergerak cepat dari sisi-sisi ruang konferensi pers.
"Kami pikir responsnya telah tepat," tegas Donovan. "Anda bisa lihat para agen bereaksi setelah sepatu pertama dilemparkan," imbuhnya.
Ditegaskan Donovan, semua orang yang ada di konferensi pers tersebut telah melalui berlapis-lapis prosedur keamanan dan telah digeledah beberapa kali. (ita/iy)











































