Si 'Pelempar Sepatu' Dianggap Telah Menghina Irak

Si 'Pelempar Sepatu' Dianggap Telah Menghina Irak

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 03:57 WIB
Si Pelempar Sepatu Dianggap Telah Menghina Irak
Jakarta - Aksi lempar sepatu kepada presiden Amerika Serikat George W Bush dianggap sebuah aib bagi pemerintah Irak. Pelaku pelemparan Muntaer al-Zaidi, dituding telah menghina negaranya dan tindakannya dianggap sebagai 'aksi barbar'.

"Dia akan segera dikirim untuk diadili atas dasar penghinaan terhadap negara Irak," ujar Penasehat Media Perdana Menteri Irak, Yasin Majeed, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (15/12/2008).

Pemerintah Irak juga meminta kepada stasiun televisi tempatnya bekerja Al-Baghdadiya, untuk meminta maaf. Alasan pemerintah Irak, Al-Baghdadiya telah membuat aksi pelemparan tersebut seolah-olah sebagai tindakan patriotik.

Namun bagi keluarganya, Muntazer dianggap sebagai pahlawan. Aksi pelemparan tersebut dianggap mewakili perasaan rakyat Irak terhadap penindasan yang dilakukan tentara Amerika Serikat.

"Saya yakin banyak rakyat Irak lainnya yang ingin melakukan apa yang dilakukan Muntazer. Muntazer selalu bilang, anak-anak di Irak harus kehilangan ayahnya karena Bush," ujar adik Muntazer, Udai al Zaidi.

Sebelumnya pada Minggu, 14 Desember, Bush mendapat insiden memalukan saat menggelar konferensi pers di Baghdad bersama Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki. Seorang koresponden televisi untuk stasiun televisi Al-Baghdadia melempar sebuah sepatu ke arah kepala Bush.

Namun Bush refleks menghindar. Melihat upayanya gagal, reporter tersebut kembali melempar sepatunya ke Bush. Namun juga gagal. Tangan PM al-Maliki bergerak untuk menghalau sepatu sehingga tidak mengenai Bush.
(mad/ape)


Berita Terkait