Keempat korban saat ini dirawat di RSU Santa Elisabeth, Jl Haji Misbah, Medan karena mengalami luka bakar hingga 75 persen. Masing-masing Dede (38), Sances (20), Petra (21) dan April (19). Seluruhnya merupakan pekerja di Trangta Gas, salah satu penyalur elpiji yang beralamat di Jl Jamin Ginting 205, Medan.
Keterangan sejumlah saksi menyebutkan, ledakan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (15/12/2008). Bermula ketika keempat korban memindahkan tabung tabung gas yang baru tiba dari atas sebuah truk ke dalam gudang. Namun, diduga karena lalai, sebuah tabung bocor dan kemudian meledak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerasnya ledakan tak urung membuat sebagian dinding gudang Trangta Gas milik Ucok Tarigan ini hancur. Bahkan sebagian jeruji pagar dan atap bangunan terlontar sejauh 100 meter dari asalnya. Ledakan juga mengejutkan warga yang beranjak tidur.
Poltabes Medan saat ini sedang melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut. Kendati keterangan saksi sejauh ini menyatakan ledakan tersebut dipicu kebocoran dari tabung saat pemindahan, namun polisi masih melakukan menyelidikan terhadap kemungkinan adanya aktivitas penyedotan elpiji ke tabung-tabung kosong.
โYa, masih diselidiki lah,โ kata Kepala Satuan reserse Kriminal Poltabes Medan Kompol Gideon Setiawan kepada wartawan di lokasi kejadian. (rul/mad)











































