Perawat Asal Indonesia Dibutuhkan di Jepang

Perawat Asal Indonesia Dibutuhkan di Jepang

- detikNews
Selasa, 16 Des 2008 00:20 WIB
Perawat Asal Indonesia Dibutuhkan di Jepang
Jakarta - Peluang kerja bagi perawat asal Indonesia yang ingin bekerja di Jepang masih terbuka lebar. Hal ini disebabkan tingkat usia lansia warga Jepang yang memerlukan bantuan perawat dan careworkers juga semakin besar.

Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja Kesehatan dan Sosial Jepang, sedikitnya 25 persen warga Jepang dengan usia lanjut yang hidupnya bergantung pada perawat.

Untuk merealisasikan kebutuhan tersebut, pemerintah Indonesia dan Jepang membuat sebuah kesepakatan bernama Japan-Indonesia Partnership/JIPA. Sedikitnya 1.000 perawat Indonesia akan dikirim ke Jepang dengan proporsi 600 careworkers serta 400 perawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini para perawat dan careworkers Indonesia yang berada di Jepang baru berjumlah 208 orang, terdiri dari 104 perawat dan 104 careworkers," ujar kepala BNP2TKI, M Jumhur Hidayat dalam rilis kepada detikcom, Senin (15/12/2008).

Sebelum bekerja, para perawat serta careworkers mengikuti program latihan bahasa Jepang selama enam bulan (Agustus 2008-Februari 2009) di pusat-pusat training AOTS, yang tersebar di beberapa kota utama Jepang.

Pada Februari 2009, para perawat dan careworkers itu akan mengikuti ujian negara. Jika lulus, nereka dapat langsung disalurkan bekerja di berbagai rumahsakit lansia (sebagai perawat) ataupun panti jompo Jepang (sebagai pengasuh orang tua lanjut usia).

Dengan masa kontrak tiga tahun dan gaji sama warga Jepang yang melakukan pekerjaan serupa, yaitu setara Rp 20 juta atau lebih untuk gaji perawat, dan setara Rp 18 atau Rp 19 untuk gaji careworkers. Namun sebaliknya, jika tidak berhasil lulus, mereka akan kembali mengikuti program latihan di AOTS Jepang itu.

Jumhur juga mengatakan, pada 2009, BNP2TKI akan mempersiapkan tahap berikut penempatan para perawat dan careworkers ke Jepang sekitar 792 orang dari sisa kuota 1.000 yang disepakati.
(mad/ape)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads