Agung: Penurunan BBM Jangan Dijadikan Iklan Politik

Agung: Penurunan BBM Jangan Dijadikan Iklan Politik

- detikNews
Senin, 15 Des 2008 17:57 WIB
Agung: Penurunan BBM Jangan Dijadikan Iklan Politik
Jakarta - Ketua DPR-RI Agung Laksono menyambut positif penurunan harga BBM. Namun, Agung mewanti-wanti agar penurunan harga BBM tidak dijadikan iklan oleh salah satu partai politik.

"Tentu ini respon positif, saya kira sudah sesuai permintaan masyarakat," kata Agung saat memberi keterangan kepada wartawan di press room DPR-RI, Senin (15/12/2008).

Soal penurunan harga premium dan solar yang mulai berlaku hari ini, Agung  menjelaskan bahwa penurunan harga BBM itu adalah hasil kesepakatan semua fraksi-fraksi di DPR. "Ini kesepakatan semua fraksi," ujarnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena kesepakatan semua fraksi itulah, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengingatkan agar penurunan harga BBM tidak dijadikan jualan iklan oleh partai politik tertentu. Apalagi, ada kekhawatiran sejumlah pihak bahwa penurunan harga BBM ini akan dipakai oleh partai politik pendukung Presiden SBY, yakni Partai Demokrat dalam materi iklannya, seperti iklan partai itu beberapa waktu lalu.

"Saya kira semua masyarakat tahu ini diperjuangkan oleh semua partai, jadi jangan lah ada klaim partai tertentu," terang Agung lagi.

Dalam kesempatan itu Agung juga mengingatkan soal kelangkaan elpiji. Menurutnya, kelangkaan elpiji yang terjadi saat ini perlu jadi perhatian pemerintah. "Elpiji juga harus diperhatikan, jangan sampai langka lagi," tandasnya lagi.

Menurut Agung, saat ini permintaan terhadap elpiji sudah meningkat. Namun sayangnya permintaan elpiji yang meningkat tidak dibarengi ketersediaan elpiji di lapangan. "Saya kira sekarang demand elpiji sudah meningkat, sepatutnya supply harus ditambah," pungkas Agung menutup pembicaraan. (Rez/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait