Usai berkunjung ke Irak, Bush bertolak menuju Afghanistan. Bersama Presiden Afghan Hamid Karzai, Bush menggelar konferensi pers di istana kepresidenan di Kabul. Demikian seperti diberitakan International Herald Tribune, Senin (15/12/2008).
Konferensi pers tersebut digelar pada Senin, 15 Desember pukul 08.00 waktu setempat. Para wartawan Afghan telah berkumpul di istana sekitar pukul 06.00 waktu setempat.
Bisa dibayangkan, waktu menunggu yang cukup lama itu tentunya tak disia-siakan oleh para nyamuk pers. Mereka punya cukup banyak waktu untuk membicarakan insiden pelemparan batu Bush. Canda dan tawa pun mengalir.
Bahkan sejumlah reporter bercanda dengan menyuruh-nyuruh seorang rekan mereka, wartawan televisi, untuk melepas sepatunya dan melemparkannya begitu Bush tiba.
Tapi akhirnya konferensi pers itu berlangsung tanpa insiden pelemparan sepatu.
Sebelumnya pada Minggu, 14 Desember, Bush mendapat insiden memalukan saat menggelar konferensi pers di Baghdad bersama Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki. Seorang koresponden televisi untuk stasiun televisi Al-Baghdadia melempar sebuah sepatu ke arah kepala Bush. Namun Bush refleks menghindar. Melihat upayanya gagal, reporter tersebut kembali melempar sepatunya ke Bush. Namun juga gagal. Tangan PM al-Maliki bergerak untuk menghalau sepatu sehingga tidak mengenai Bush. (ita/iy)











































