"Kalau pede mestinya nggak perlu mengeluarkan seruan semacam itu," ujar Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Jeirry Sumampow usai diskusi 'Dampak Keputusan MK Terhadap Pilkada Jatim' di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2008).
Menurut Jeirry, seruan semacam itu hanya akan mengganggu proses demokrasi karena akan merugikan partai Islam kecil. Namun Jeirry ragu seruan itu akan ditaati oleh kalangan nahdliyin. Sebab para kiai sendiri juga terbelah, tidak semuanya ada di pihak PKB. "Saya kira nggak akan ditaati," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, PKB akan meminta fatwa kepada para kiai NU agar menyerukan kaum nahdliyin jangan memilih partai Islam baru. Sebab suaranya akan mubazir karena kurang dari 15 persen.
Selain itu seruan itu juga dimaksudkan sebagai pendidikan bagi masyarakat dalam rangka proses penyederhanaan partai. PKB mengidealkan jumlah partai adalah antara 10 hingga 15 buah. (sho/iy)










































