Kebijakan ini tertuang dalam rencana pembangunan perumahan bagi rakyat menengah kebawah oleh Pemprov Sumsel. Proyek yang dinilai sebagai pilot project dari rencana nasional itu, merupakan program di luar dari program pemerintah untuk membangun perumahan bagi masyarakat secara nasional.
"Program ini adalah yang pertama di Indonesia. Ini kita sendiri yang membangunnya melalui kerjasama dengan Bank Sumsel dan pihak pengembang," jelas Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Senin (15/12/2008), seusai rapat paripurna di DPRD Sumsel, Jalan POM IX, Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Coba bayangkan, pernah terbayang tidak tukang becak bisa memiliki rumah sendiri dengan mencicil Rp 5.000 per hari. Kalau tidak dibantu dengan cara demikian, barangkali tidak berani punya rumah sendiri," ujarnya.
Dijelaskan, dengan pendapatan rata-rata tukang becak sehari yang mencapai Rp 25.000, maka bisa disisihkan Rp 5.000 untuk mencicil perumahan dan sisanya bisa untuk makan sehari-hari. (tw/djo)










































