Kerja sama ini adalah yang pertama kali sejak perang sipil China tahun 1949 seperti dilansir dari Reuters, Minggu (14/12/2008).
Kemajuan ini tercapai sejak Presiden China Ma Ying-jeou yang dikenal bersahabat menjabat sejak awal tahun 2008 ini. Perjanjian ini dibicarakan sejak Juni dan November tahun 2008 ini mencapai kesepakatan dalam bidang transportasi dan pengiriman pos.
Kesepakatan yang terputus sejak tahun 1949 ini bertujuan untuk memangkas biaya bagi sekitar 750 ribu investor Taiwan yang menanamkan modal di China. Hal ini juga membuat Taiwan terlibat untuk menumbuhkan ekonomi di China.
Untuk penerbangan langsung, kedua negara akan meluncurkan jasa penerbangan carter cargo pada dua bandara utama di masing-masing negara. Dua terminal utama itu yaitu Bandara Pudong, Shanghai dan Bandara Guangzhou di China. Sedangkan di Taiwan yaitu Bandara Taoyuan dan Bandara Kaohsiung.
Akan ada 60 penerbangan bolak-balik per bulannya, yang dilayani maskapai RRC dan Taiwan. Selain cargo, juga dibuka penerbangan carter penumpang reguler yang hanya dibuka akhir pekan dan pada empat musim festival tradisional. (nwk/nwk)











































