PKB Serukan Umat Islam Tak Pilih Partai Islam Baru

PKB Serukan Umat Islam Tak Pilih Partai Islam Baru

- detikNews
Minggu, 14 Des 2008 16:19 WIB
PKB Serukan Umat Islam Tak Pilih Partai Islam Baru
Yogyakarta - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mendesak kiai PKB agar mengeluarkan seruan kepada warga NU untuk tidak memilih partai Islam baru. Alasannya bila memilih partai Islam baru, suara yang terkumpul cenderung mubazir.

"Kita akan minta fatwa kiai agar warga NU tidak memilih partai Islam baru yang tidak jelas. Suaranya akan mubazir sebab suaranya akan kurang dari 15 persen," kata Muhaimin kepada wartawan seusai acara pembukaan Silaturahmi Nasional Alim Ulama NU-PKB itu digelar di Hote Quality Jl Solo Yogyakarta, Minggu (14/12/2008).

Cak Imin, begitu Muhaimin biasa disapa, mengatakan hal itu perlu dilakukan dalam upaya mendidik masyarakat untuk menjadi bagian dari seleksi penyederhanaan partai. Sebab upaya penyederhanaan dosis partai yang dilakukan DPR saat membahas RUU parpol tidak berhasil. Munculnya partai baru menyebabkan destabilisasi politik terutama di parlemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PKB menginginkan 10-15 partai saja. Kalau partai terlalu banyak akan lamban menghasilkan kemakmuran rakyat. PKB kalah memperjuangkan penyederhanaan partai," katanya.

Karena itu lanjut Cak Imin, PKB kemudian meminta fatwa kiai NU-PKB agar warga NU tidak memilih partai-partai baru yang tidak jelas. Sebab suaranya akan cenderung mubazir atau tida akan terpakai.

Mengenai fatwa golput, dia mengatakan para kiai dari PKB dan NU di Jawa Timur sebulan yang lalu telah mengeluarkan seruan tersebut. Warga diminta untuk mencoblos pada pemilu 2009. "Itu sudah dilakukan di Jatim dan kita akan membahasnya lagi dari acara ini,"pungkas dia.

(bgs/iy)


Berita Terkait