"Apabila fatwa tersebut tidak dijalankan oleh orang atau dicuekin masyarakat misalnya, maka akan menjatuhkan harga diri dan kewibawaan agama tersebut," ujar Ketua DPP Partai Bulan Bintang Yusron Ihza Mahendra kepada detikcom, Minggu (14/12/2008).
Menurut Yusron, masyarakat lebih baik diimbau untuk menggunakan hak pilihnya ketimbang menggunakan fatwa agama untuk permasalahan politik.
"Saya kurang pas dengan hal itu, jangan jadikan agama sebagai alat politik. Saya hanya menganjurkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," imbuhnya.
Dalam sebuah kesempatan Hidayat Nur Wahid mengusulkan agar MUI dan organisasi massa (ormas) Islam seperti NU dan Muhammadiyah, mengeluarkan fatwa haram terhadap golput. Menurut Hidayat, fatwa itu diperlukan untuk menekan apatisme masyarakat terhadap pemilu. (lrn/iy)











































