Bus Masuk Jurang, 2 Tewas 32 Luka-luka

Bus Masuk Jurang, 2 Tewas 32 Luka-luka

- detikNews
Minggu, 14 Des 2008 13:45 WIB
Temanggung - Bus Maju Makmur bernopol AA 1438 CA jurusan Semarang-Purwokerto masuk jurang sedalam 20 meter. Akibatnya 2 orang tewas seketika dan 32 orang lainya mengalami luka-luka.

Bus masuk ke jurang tepatnya di tikungan Sigandul, Desa Kwadung Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Minggu (14/12/2008).

Dua orang yang tewas seketika adalah Jumrat Suparmin (50) dan Agus Hartoto (45) yang merupakan sopir dan kondektur bus Maju Makmur tersebut. Keduanya merupakan warga Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban luka hingga siang ini menjalani perawatan secara intensif di RSUD Ngesti Waluyo, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

“Bus Maju Makmur dikemudikan oleh Suparmin,”tegas Kasatlantas Polres Temanggung AKP Setya Budi Waspada saat dihubungi detik.com .

Menurut saksi mata, Jamil, salah seorang penumpang yang berhasil dimintai keterangan oleh petugas satlantas Polres Temanggung menyatakan, awalnya, bus berpenumpang 34 penumpang ini melaju dengan kencang dari arah Purwokerto menuju ke Temanggung.

“Sesampainya di Wonosobo, semua penumpang sempat diturunkan karena bus mengalami korsleting pada bagian sekering mesin. Setelah diperbaiki, bus kemudian melanjutkan kembali perjalanan dan sampai di tikungan Sigandul sopir bus tidak dapat menguasai bus. Bus yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak pembatas jalan dan langsung terjun dan masuk ke jurang,”tegas Setya.  

Semua penumpang berjumlah 34 orang dibawa ke RSUD Ngesti Waluyo, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kesatlantas Polres Temanggung AKP Setya Budi Waspada menjelaskan  selain disebabkan sopir Surahmin yang tidak menguasai kemudi, jalan yang licin, menurun dan banyak tikungan menyebabkan bus masuk jurang.

“Berdasarkan informasi saat kejadian sopir bus Surahmin tidak dalam kondisi mengantuk. Barangkali karena jalanan licin, menurun, penuh tikungan, gelap dan berkabut, sehingga terjadi kecelakaan tunggal itu,” tegas Waspada tadi.

Setya mengingatkan jalur Wonosobo-Temanggung merupakan jalur tengkorak yang sangat rawan kecelakaan. Selain naik turun, kondisi jalan dalam keadaan sempit, licin dan dalam kondisi gelap bila menjelang petang sampai dini hari. Sehingga, diharapkan para pemakai jalan berhati-hati melewati jalan tersebut. (iy/iy)


Berita Terkait