Data yang dikumpulkan wartawan MCH Jeddah, jamaah haji kloter dua asal embarkasi Solo dijadwalkan meninggalkan Arab Saudi dengan pesawat Garuda bernomor penerbangan 661 pada 13 Desember 2008 pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun mereka baru bisa diberangkatkan ke tanah air pukul 17.00 WAS pada hari yang sama.
Sementara jamaah haji kloter tiga yang juga dari Solo dijadwalkan berangkat dengan pesawat Garuda tanggal 13 Desember 2008 pukul 17.00 WAS. Namun, para jamaah ini baru dijadwalkan meninggalkan Terminal Haji Bandara Raja Abdul Aziz tanggal 14 Desember pukul 07.15 WAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
General Manager Senior Garuda Airways untuk Timur Tengah dan Eropa, Nasrizal Ali Munir, yang dihubungi wartawan menyatakan, keterlambatan ini disebabkan karena pesawat Garuda yang akan mengangkut mengalami kerusakan teknis. Namun demikian, pihak Garuda akan mengupayakan pesawat pengganti secepatnya.
"Kami sudah siapkan pesawat cadangan untuk penggantinya, yaitu Boeing 747 yang lebih besar. Masalah seperti ini sudah diantisipasi oleh manajemen Garuda sesuai kesepahaman dengan panitia haji," terang Nasrizal.
Pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang I akan diawali oleh kloter 1 dari Solo dengan jumlah jamaah 405 orang. Para tamu Allah ini dipulangkan sekitar pukul 12.00 WAS atau 16.00 WIB dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Pemulangan jamaah akan berurutan sesuai jadwal kedatangan jamaah haji gelombang pertama di Arab Saudi. (yid/sho)










































