Korea Utara Ancam Perlambat Denuklirisasi

Korea Utara Ancam Perlambat Denuklirisasi

- detikNews
Minggu, 14 Des 2008 02:34 WIB
Fukuoka - Korea Utara (Korut) mengancam akan memperlambat proses pelumpuhan pabrik nuklirnya. Ancaman itu dikeluarkan setelah AS menegaskan akan menunda bantuan energi ke Korut akibat kegagalan perundingan enam pihak tentang proses denuklirisasi Korut.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (13/13/2008), delegasi Korut Kim Kye-gwan mengatakan, negaranya "barangkali akan menyesuaikan langkah pelumpuhan fasilitas nuklirnya jika (bantuan itu) ditunda."

Sebelumnya Korut yang sedang mengalami krisis energi dijanjikan bantuan energi sebesar lebih dari 1 juta ton sebagai imbalan atas denuklirisasi yang dilakukannya. Pertengahan November lalu Korut telah menerima separoh dari jumlah yang dijanjikan. 200.000 Ton di antaranya disediakan oleh AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bulan ini Rusia juga telah mengirim sejumlah tertentu. Namun sebagaimana yang lain, Rusia juga menegaskan pengiriman berikutnya tidak akan dilakukan sebelum Korut menyetujui protokol verifikasi program nuklirnya.

Dua bulan lalu AS telah berniat menghapus Korut dari daftar negara penyokong terorisme setelah Korut bekomitmen menyetujui protokol verifikasi nuklir. Namun sayangnya komitmen itu hanya disampaikan secara oral. Hingga saat ini Korut belum bersedia menegaskan komitmen itu dalam bentuk perjanjian tertulis.

Para pengamat meyakini, Korut akan menahan persetujuannya atas protokol tersebut hingga Barack Obama secara resmi menjabat sebagai Presiden AS Januari mendatang. (sho/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads