"Soal mengungkap adanya ketidakberesan soal minyak yang dikelola oleh Pertamina ini, pada intinya siapapun akan dipanggil termasuk ISC itu. Namun, sampai hari ini Panitia Angket DPR tidak menemukan metode yang baik sehingga sekarang ini bertele-tele, semua dipanggilin seperti rapat kerja dan hanya membuat lelah saja. Pada dasarnya, kita memang akan agendakan memanggil Pertamina soal ISC itu," kata anggota Panitia Hak Angket DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, yang dihubungi di Jakarta, Sabtu (13/12/2008).
Menurut Ganjar, memang saat ini Panitia Angket BBM terkesan tanpa hipotesis. Setiap kali hipotesis disodorkan selalu ditolak dan terkesan terjadi pengembosan dari dalam. Padahal, pemanggilan tersebut memungkinkan diketahuinya apa yang sebenarnya terjadi dengan ISC itu sehingga bisa dilakukan investigasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau terbukti, kemudian siapa yang akan dipanggil, itu akan menjadi sangat relevan sesuai dengan isunya. Soal ISC ini kan sebenarnya isu yang sangat menarik," ujarnya.
Sebelumnya, pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy menyarankan agar Panitia Hak Angket BBM memanggil Pertamina terkait pembentukan ISC yang berfungsi untuk pangadaan minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM), termasuk impor. Di dalamnya ditenggarai ada penyimpangan yang membuktikan kebobrokan pengelolaan BBM oleh Pertamina.
"Ada pengamat yang mengatakan ISC harus dipanggil, bukan tidak mungkin. Akan tetapi, saya merasakan Panitia Hak Angket DPR seakan tidak efektif kinerjnya sekarang ini. Pemanggilan seperti rapat kerja saja, bertele-tele. Sampai saat ini, saya adalah orang yang masih bingung maksu dan tujuan teman-teman di Panitia Angket DPR, maunya seperti apa," jelasnya.
Mengenai kesan politisasi kasus ini, ditambahkan Ganjar, hal itu merupakan tarik ulur saja. Sebenarnya masukan dari publik terkait masalah ISC ini sangat bagus.
"Tapi tidak dengan cara orang hanya bertanya, lalu sambil marah-marah. Penyelidikan harus dilakukan dengan baik agar dapat mencari kebenarannya. Siapapun publik yang merespon Panitia Angket DPR soal BBM ini haruslah memang ditanggapi secara baik," tandasnya lagi. (zal/sho)











































