"Yang pasti dia harus orang partai politik. Kalau bisa partai yang kuat," ujar direktur Indo Barometer, M Qodari saat berbincang dengan detikcom, sabtu (13/12/2008).
Qodari menjelaskan, untuk membangun pemerintahan yang kuat dibutuhkan juga dukungan dari parlemen. Sehingga banyaknya jumlah kursi di parlemen mutlak menjadi syarat pendamping Mega.
"Untuk keputusan final, sebaiknya PDIP menunggu hingga ada hasil pemilu legislatif. Karena bisa jadi yang sekarang kuat pada bulan Mei nanti tidak kuat lagi," jelasnya.
Qodari juga menilai tidak menjadi soal apakah pendamping Mega itu berasal dari kaum nasionalis atau agama. Menurutnya yang membuat kotak-kotak seperti itu hanya elit politik saja.
"Rakyat tidak peduli latar belakang. Yang penting adalah tokoh itu populer," ungkapnya.
(rdf/rdf)











































