"1,5 bulan sebelum orangtua saya meninggal, saya dipanggil oleh orang tua saya. Saya disuruh memilih mukti atau mulyo lalu saya memilih mukti," ujar Sultan di Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2008).
Sultan menjelaskan mengapa memilih mukti. Karena dirinya ingin mengabdikan diri untuk orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan lalu menjelaskan setelah mendengar pilihannya. Ayahnya, Sultan HB IX memintanya berjanji 3 hal. Yang pertama adalah harus melindungi masyarakat. yang kedua tidak boleh melanggar peraturan.
"Yang ketiga kamu harus berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Karena saya bapakmu setiap kali berbeda pendapat dengan Presiden Soekarno dan Soeharto saya hanya diam dan ternyata itu salah," pungkasnya. (rdf/rdf)











































