Harapan itu disampaikan pemerintah Irak melalui juru bicara Ali al-Dabbagh seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (12/12/2008).
"Saya minta pemerintahan baru membuka dialog dengan Iran untuk menyelesaikan masalah luar biasa yang mempengaruhi stabilitas di wilayah ini," katanya dalam konferensi internasional di Washington, AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa melakukan dialog antara Irak dan tetangganya, antara AS dan wilayah ini, saya pikir kita tidak akan menyelesaikan masalah antara Irak dan tetangga-tetangganya," tegas al-Dabbagh.
Beberapa hari lalu, Obama menegaskan bahwa dirinya ingin melakukan dialog dengan Iran dan menawarkan insentif-insentif baru guna membujuk negeri itu menghentikan aktivitas pengayaan uraniumnya. Namun Obama juga menekankan bahwa sanksi baru mungkin dijatuhkan jika Iran bersikeras dengan program nuklirnya.
Negara-negara Barat menuding Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/iy)











































