"Kita patut bersyukur, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat dikatakan sukses, bahkan saya dapat mengatakan bahwa ini lebih baik dari penyelenggaraan tahun lalu," tegas Menag pada wartawan MCH di Mekkah, Kamis (11/12/2008).
Menurutnya, prosesi wukuf berjalan lancar dan khidmat meski sedikit tergangu akibat listrik padam. Secara umum pelaksanan wukuf bisa dikatakan berhasil. Demikian juga dengan mabit di Muzdalifah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menag menambahkan, prosesi mabit di Mina dan prosesi pelemparan jamarat juga berjalan lancar. Hal ini karena para jamaah patuh dengan petunjuk dan arahan yang diberikan petugas di lapangan.
"Usai mabit di Muzdalifah, ada jamaah yang menuju ke Mina, dan ada yang ke Masjidil Haram untuk langsung tawaf ifadah. Begitu selesai melakukan tawaf ifadah, bukan kembali ke pondokannya, tetapi kembali ke Mina. Dengan kepatuhan mereka, ini sangat menggembirakan," tutur Menag.
167 Jamaah Meninggal
Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi dr Barita Sitompul menjelaskan jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat hingga hari terakhir di Armina mencapai 167 orang. Para jamaah yang meninggal kebanyakan disebabkan penyakit jantung.
Data Siskohat menunjukan, di hari ke 37, Jumlah jamaah haji yang meninggal dibanding tahun lalu hanya selisih 5 orang, yakni 167 jamaah. (yid/irw)











































