Acara sedianya berlangsung pukul 14.00 WIB. Karena SBY memimpin rapat terbatas dengan para menteri, SBY telat hingga satu jam. Dia pun minta maaf.
"Saya minta maaf. Jadwalnya sebenarnya pukul 14.00 WIB, tapi baru bisa datang pukul 15.00 WIB," ujar SBY saat memulai sambutannya di Kantor Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (11/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY pun menjelaskan alasan kenapa dia telat. kedatangannya yang telat lantaran memimpin rapat soal bagaimana mengatasi dampak krisis global.
"Oleh karena itu saya minta maaf. Bukan sengaja berlalai-lalai. Saya juga mengundur jadwal pertemuan saya dengan PM Malaysia yang seharusnya berlangsung pukul 16.30 WIB tapi akhirnya diundur setengah jam lebih lambat," kata SBY.
Dalam kesempatan ini, SBY memuji Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang dianggap sukses dalam melakukan pembebasan tanah. SBY juga memuji para gubernur yang bertindak cepat mengatasi berbagai permasalahan di daerah seperti kerusuhan yang barusaja terjadi di Maluku.
SBY juga sempat menyindir gubernur yang tidak hadir.
"Saya tidak harus mengucapkan terimakasih atas kehadiran saudara-saudara di sini. Karena itu wajib," katanya
"Yang harus dipertanyakan, kalau ada pemimpin yang diundang untuk rapat yang penting tidak datang, pemimpin harus bertanggung jawab," lanjut SBY.
SBY meminta kepada para gubernur untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. "Kita sama-sama belajar jadi pemimpin yang baik," pungkasnya.
Selain Gubernur DIY, Gubernur NAD juga tidak hadir. Gubernur NAD Irwandi Yusuf tidak datang karena sakit, sedangkan Gubernur DIY tidak memiliki alasan yang jelas. (anw/gah)











































