Uniknya Kombinasi Demokrasi Asia

Uniknya Kombinasi Demokrasi Asia

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 16:53 WIB
Uniknya Kombinasi Demokrasi Asia
Denpasar - Kawasan Asia dinilai masih malu-malu mengangkat isu demokrasi. Padahal jika tumbuh dengan baik, demokrasi di kawasan Asia merupakan kombinasi yang unik.

"Kawasan ini dibanding kawasan lain maka kawasan ini agak ketinggalan dalam upaya memajukan demokrasi. Negara di kawasan Asia agak malu dan hati-hati untuk mengangkat isu demokrasi dalam perbincangan antar pemerintah," kata Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda pada jumpa pers usai penutupan Bali Democracy Forum di
hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Kamis (11/12/2008).

Perkembangan demokrasi di negara kawasan Asia memiliki sejarah yang berbeda. Australia adalah sebuah negara maju dengan tradisi demokrasi. Indonesia yang dalam waktu singkat berhasil berubah menjadi negara yang otoritarian menjadi demokrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Timor Leste yang masih berkutat dalam upaya pembangunan ekonomi tetapi ingin memajukan demokrasi. Ada  juga Brunai Darussalam yang monarkhi. "Kita saksikan kemajemukan dan keragaman di Asia. Ini kombinasi yang menarik," ujarnya.

Hassan mengatakan bahwa selama ini kawasan Asia  sudah bekerja sama dalam integrasi regional tetapi lebih menekankan pada kerjasama ekonomi. Dengan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi yang sudah dicapai, negara di kawasan ini mulai berani mengangkat isu demokrasi sebagai regional agenda. (gds/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini