"Peristiwa penyekapan dan pemerkosaan itu terjadi 30 November lalu. Saat ini, 9 dari 12 pelakunya sudah berhasil kita tangkap dan mendekam di tahanan Mapolres Bukittinggi," ujar Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Budi Sentosa, kepada detikcom melalui telepon, Kamis (11/12/2008).
Dikatakan, dari sembilan pelaku yang ditangkap, satu di antaranya tercatat sebagai siswa Madrasah Ibtidaiyah di kota Bukittinggi berinisial JF (15). Lainnya, Indra Hardi (23) berprofesi sebagai sopir, Riko (22) pedagang, Ismail (22) sopir, Sikuca (22) sopir, Syawal alias Hendra (22) kenek bus, Danil (22) petani, Bayan (22) kenek bus, dan HK (16). Sementara, tiga pelaku lainnya masih dikejar polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melampiaskan nafsu bejadnya, Indra membawa Bunga ke rumahnya dan menelpon Riko, temannya untuk datang. Demikian seterusnya selama empat hari korban disekap. Terakhir Bunga diperkosa di atas sebuah bus yang sedang mangkal di depan rumah makan di Bukittinggi. Saat itu, korban juga diperkosa oleh dua remaja pria.
"Korban mengadukan penyekapan dan pemerkosaan kepada orangtuanya setelah dilepas oleh pelaku. Saat ini kondisi korban masih trauma," tukasnya. (yon/djo)











































