"Tidak dibicarakan, kita sepakat jika ada sengketa wilayah diselesaikan melalui perundingan. Telah kita serahkan pada Deplu Indonesia dan Malaysia," ujar Menhan Juwono Sudarsono dalam jumpa pers Sidang GBC di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/12/2008).
Juwono menjelaskan, dalam pertemuan ini lebih pihak Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meningkatkan kerjasama intelijen. Hal ini dilakukan karena kekhawatiran meningkatnya kriminalitas di perbatasan akibat krisis global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masalah intelijen, kedua pihak juga sepakat untuk meningkatakan aktivitas sosial ekonomi di perbatasan. Diharapkan meningkatnya perekonomian di perbatasan bisa mengurangi masalah di perbatasan.
"Penyelundupan itu terjadi karena harga-harga barang yang berbeda di setiap pihak," ujar PM dan Menhan Malaysia Dato Seri Abdullah Bin Haji Ahmad Badawi yang memimpin delegasi negeri jiran tersebut.
(rdf/nrl)











































