Saat itu, Miyashiro sedang menemui seorang dokter yang merawatnya karena gangguan kejiwaan schizophrenia. Kepada dokter tersebut, Miyashiro menyampaikan niatnya untuk membunuh Obama.
Demikian menurut laporan kriminal yang diajukan di Pengadilan Distrik AS seperti dilansir harian News.com.au, Kamis (11/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agen Dinas Rahasia juga menyita sebuah senapan SKS buatan Rusia dari kediaman Miyashiro.
Miyashiro dikenai dakwaan mengancam nyawa presiden atau presiden terpilih. Jika terbukti bersalah, dirinya bisa dihukum maksimum lima tahun penjara, denda US$ 250.000 dan hukuman percobaan maksimum tiga tahun.
Pria itu saat ini ditahan di Pusat Penahanan Federal di Honolulu, Hawaii. (ita/iy)











































