Doni, misalnya. Pria 30 tahun itu tak segan menanggalkan kursi rodanya. Dengan dipapah teman, Doni mencoba wahana "Gajah Beledug". Sejurus kemudian lelaki dengan tuna daksa dan keterbelakangan mental itu senyum-senyum. Matanya membesar bulat terlihat girang dibawa boneka gajah berputar-putar.
"Saya senang," kata Doni terbata-bata, di Dufan, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita tetap senang melihat teman-teman pada bermain," kata Galuh, perempuan mini tersebut melihat temannya menjajal Tornado.
Kepala Communication Coorporate Taman Impian Jaya Ancol, Sofia Cakti, menyatakan, ajang perayaan tersebut sebagai kepedulian terhadap para penyandang cacat. Selain itu, di semua wahana Ancol, akses untuk penyandang cacat terwadahi.
"Jalur untuk penyandang cacat seperti kursi roda kita siapkan di seluruh wisata Ancol. Juga untuk lansia," tegasnya
Β
Jadi bergembiralah seperti orang normal pada umumnya. Wusss..
(Ari/nrl)










































