Arsitek berusia 30 tahun itu mengaku kena tipu seorang anggota DPR. Wakil rakyat dari Senayan itu, kata DI, memiliki utang kepadanya hingga Rp 2 miliar lebih.
"Kebangkrutan saya mulai dari situ. Saya mengerjakan proyek pejabat (anggota DPR) mulai dari beberapa rumahnya, kantor dan apartemennya. Tapi dia nggak mau bayar," kata DI saat berbincang dengan detikcom, Kamis (11/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun DI enggan menyebutkan siapa anggota dewan yang telah menipunya itu. Dia beralasan, kini fokusnya hanya ingin menyelamatkan keluarganya.
"Jangan disebut dululah (nama anggota DPR itu). Saya hanya ingin menyelamatkan keluarga saya dulu dan orang-orang yang dulu kerja sama saya. Saya akan jual ginjal dulu," kata DI.
DI menawarkan ginjalnya seharga Rp 70 juta. Pria yang sudah berkeluarga namun belum dikaruniai anak itu berharap, uang hasil menjual ginjal dapat digunakan untuk memperbaiki hidupnya yang amburadul. (ken/iy)










































