Sang penemu adalah Johannes Gunarso, yang sehari-hari sebagai seorang kontraktor. Saat mengutak-atik agar lampu jalan irit energi, Johannes tidak sendirian. Dia dibantu oleh tiga temannya yang lain.
"Kita berempat mengembangkannya selama satu tahun," kata Johannes Gunarso saat dihubungi detikcom, Kamis (11/12/2008). Hasil temuan Gunarso dkk itu bisa menghemat energi lampu jalan sekitar 85%.
Menurut Gunarso, penurunan daya listrik tidak akan membuat sinar lampu jalan menjadi redup. Hal ini disebabkan ada rangkaian sirkuit tertentu yang telah ditambahkan di lampu jalan tersebut.
Selain itu lampu yang digunakan dalam penemuannya adalah lampu LED, bukan lampu standar yang digunakan selama ini. "Jadi sinar lampunya tetap terang dan dijamin tidak redup," kata dia.
Gunarso mengaku ide penemuan tersebut awalnya berasal dari imbauan pemerintah untuk penghematan eneri. Dari situlah muncul ide untuk membuat lampu jalanan hemat energi sehingga bisa menekan biaya listrik.
"Kalau lampu jalan kan tidak banyak yang memikirkan. Sedangkan kalau lampu rumah sudah banyak penemuan untuk lampu hemat energi," kata dia. (nal/ken)











































