Malaysia-RI Bahas Perbatasan Lagi

Malaysia-RI Bahas Perbatasan Lagi

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 12:10 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Malaysia duduk bersama membahas masalah perbatasan. Sidang ke-37 General Border Committee (GBC) Malindo dibuka hari ini.

Kedua belah pihak mengakui masih banyak permasalahan di perbatasan yang harus dibahas bersama.

"Kegiatan penyelundupan dan pelanunan di sepanjang perbatasan bersama masih banyak berlaku," ujar PM dan Menhan Malaysia Dato Seri Abdullah Bin Haji Ahmad Badawi saat membuka Sidang GBC di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badawi juga menjelaskan saat ini kedua negara terus melakukan patroli bersama, terutama di wilayah Selat Malaka. Badawi meminta agar kejadian perompakan yang terjadi di perairan Somalia dijadikan pelajaran agar tidak terjadi hal serupa di Selat Malaka.

"Jelas sekali usaha rondaan terkoordinasi telah berjaya memulihkan keyakinan masyarakat antar bangsa bahwa Selat Malaka adalah satu laluan yang aman," jelas Badawi.

Sementara itu Menhan Juwono Sudarsono menambahkan masih banyak kasus terorisme, illegal logging, illegal fishing dan smuggling yang terjadi di perbatasan. Masalah iniย  harus dipecahkan bersama.

"Kita tidak boleh berpuas diri karena banyak permasalahan di perbatasan yang semakin dinamis dan kompleks," ujar Juwono.

Delegasi Indonesia dipimpim oleh Menhan Juwono Sudarsono. Hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dan Sekjen Dephan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sedangkan delegasi Malaysia diketuai oleh PM dan Menhan Malaysia Dato Seri Abdullah Bin Haji Ahmad Badawi. Hadir pula Panglima Angkatan Tentera Jen Tan Sri Abdul Aziz bin Hj Zainal dan pejabat pertahanan dan militer Malaysia.

(rdf/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads