400 Korban Lumpur Lapindo Ditelantarkan LSM di Jakarta

400 Korban Lumpur Lapindo Ditelantarkan LSM di Jakarta

- detikNews
Rabu, 10 Des 2008 22:22 WIB
400 Korban Lumpur Lapindo Ditelantarkan LSM di Jakarta
Jakarta - Harapan Ibu An agar desanya masuk dalam peta terdampak Lumpur Lapindo ternyata tidaklah mudah. Alih-alih dapat berjumpa Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, warga Desa Siring Barat ini malah telantar di Ibukota Jakarta bersama ratusan warga lainnya yang senasib.

"Kita sekarang lagi tidur-tiduran di luar Istiqlal. Tidak dapat izin masuk lagi," keluhnya saat
dihubungi detikcom, Rabu (10/12/2008), pukul 21.45 WIB.

Ibu An mengaku kedatangannya ke Jakarta yang disponsori sebuah LSM itu serba tidak jelas. Saat tiba pukul 09.00 WIB hari ini, mereka hanya diajak berputar-putar tanpa arahan yang jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah datang kita mandi di Istiqlal. Terus dibawa ke Monumen Pancasila, nggak tahu buat apa. Setelah itu kita balik ke Istiqlal tapi sudah tidak bisa masuk lagi," tuturnya.

Kedatangan warga dari 4 desa, yakni Desa Siring Barat, Desa Glagah Harum, Permisan, Gempolsari, ternyata dijanjikan oleh sebuah LSM dapat berjumpa dengan Wapres Jusuf Kalla. Mereka minta ganti rugi karena wilayah yang ditinggali mereka sudah tidak layak huni meskipun tidak secara langsung terendam Lumpur Lapindo.

"Mereka (LSM) bilang membantu menghadap Jusuf Kalla supaya kita ditanggapi. Kita mengajukan ganti rugi, masuk peta terdampak. Desa kita terlalu banyak gas beracun, tanah ambles," ceritanya.

Namun janji LSM itu sepertinya hanya isapan jempol belaka. Mereka tidak dalam koordinasi yang jelas. Padahal LSM itu sudah berjanji akan menanggung kebutuhan mereka semuanya di Jakarta.

"Katanya semua ditanggung oleh LSM. Namanya Romo Cendekia kayaknya," ujar An.

Nasib mereka di Jakarta kini tidak menentu. Namun Ibu An mengatakan warga 3 desa lainnya sudah dibawa ke YLBHI untuk menginap. Tinggal warga dari desanya saja yang masih berada di depan Istiqlal.

"Koordinatornya nggak tahu ke mana," katanya.
(gah/mok)


Berita Terkait