"Itu biasa. Perbedaan persepsi begitu biasa saja," ujar Marwan usai mengikuti rapat dengan Pansus Orang Hilang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Rabu (10/12/2008).
Marwan datang memenuhi undangan Pansus Orang Hilang menggantikan Jaksa Agung Hendarman Supandji yang berhalangan hadir lantaran mengikuti acara Presiden SBY di Bali dalam acara Bali Democracy Forum. Beberapa undangan lain seperti Kapolri dan Panglima TNI juga tidak hadir. Mereka malah tidak mengirimkan wakilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi saya ingin mengatakan, melihat permasalahan ini harus dengan arif. Jangan hanya dilatarbelakangi oleh emosional," ujar pengganti Kemas Yahya Rahman ini.
Effendi Simbolon merasa tersinggung dengan Marwan saat Marwan menjawab pertanyaan anggota Pansus, Slamet Effendi Yusuf soal ketidakhadiran Hendarman. Ketua Pansus Orang Hilang itu tidak terima Marwan menyatakan ketidakhadiran Hendarman harus dipahami karena medampingi SBY ke Bali. Β
Effendi Simbolon makin marah melihat Marwan menjawab pertanyaan Slamet Effendi Yusuf tanpa memandang sang penanya dan sibuk menggerak-gerakan tangannya.Β
(anw/iy)











































