Khutbah salat Id disampaikan dengan menggunakan bahasa Arab. Usai mendengatkan khutbah, para jamaah mengumandangkan salawat dan dilanjutkan saling bersalaman sebagai wujud silaturahmi.
Tak lama setelah itu, para penganut ajaran Aboge ini menggelar kenduri tanda syukur kepada Allah SWT. Acara kemudian dituntaskan dengan pemotongan hewan kurban.Β Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sopani menambahkan, pengikut aliran Aboge menggunakan penghitungan hari atau tanggal yang digunakan para wali sejak abad ke-14, yakni berdasarkan perhitungan Jawa yakni Pon, Wage, Kliwon, Manis (Legi), dan Pahing. (djo/djo)










































