Cuaca Tak Pengaruhi Pasokan Sembako

Cuaca Tak Pengaruhi Pasokan Sembako

- detikNews
Selasa, 09 Des 2008 19:26 WIB
Jakarta - Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini tidak pengaruhi pasokan sembako masuk ke Jakarta. Jika dibandingkan 2007, cuaca pada akhir tahun ini lebih bersahabat.

"Tahun lalu di bulan Desember sudah sering sekali turun hujan yang menyebabkan jalan rusak, banjir dan lain sebagainya hingga mengganggu jalur distribusi dari luar Jakarta masuk ke Jakarta. Tapi tahun ini, kita tidak mengalami hal itu," kata Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Sudin Perindag) Jakarta Selatan, H. Taufik, kepada detikcom di kantornya, Jalan Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Selasa, (9/12/2008).

Oleh karena itu, Pemkot Jakarta Selatan menjamin pasokan sembako akan terpenuhi hingga awal tahun baru nanti. Sehingga Pemkot Jaksel meminta masyarakat Jakarta diminta tidak panik dalam menghadapi datangnya perayaan natal serta tahun baru 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak, tidak akan kenaikan. Tidak relevan itu," tegasnya.

Menurut catatan Pemkot Jaksel, untuk harga-harga kebutuhan barang pokok yang beredar di Jakarta saat ini masih stabil. Harga beras jenis IR 61 Rp 6.100 per kilogram, IR 64 Rp 5.700 per kilogram, IR 64 kualitas III Rp 5.100 per kilogram.

Untuk stok terdapat 20.619 ton yang tersedia dia Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan kebutuhan per harinya di Jakarta mencapai 2.500 ton.

Untuk Minyak goreng Rp 7.000 per kilogram. Untuk Minyak goreng mengalami penurunan karena sebelumnya sempat menembus Rp 12 ribu per kilogram. Gula pasir Rp 6.600 per kilogram. Stok Gula sendiri mencapai 22.832 ton, sedangkan untuk kebutuhan gula di wilayah Jakarta sendiri mencapai 300 sampai 400 ton setiap bulannya.

Untuk harga daging Sapi jenis khas Rp 68 ribu per kilogram. Stoknya sendiri terdapat 2.517 ekor Sapi hidup setera dengan 322 ton, daging Sapi beku 250 ton, daging Sapi beku impor mencapai 5.102 ton. Sedangkan untuk stok daging ayam mencapai 600 ton. Kebutuhan di Jakarta sendiri perharinya mencapai 190 ton.

Untuk telur Ayam Rp 13 ribu per kilogram dengan stok mencapai 46 ribu ton. Kebutuhan setiap harinya di Jakarta mencapai 500 ton.

Sementara untuk jenis sayur mayur seperti cabai keriting di wilayah Jakarta Rp 14 ribu per kilogram sedangkan bawang Rp 6.000 per kilogram.

"Untuk harga bawang dan cabai bisa dibilang sudah masuk kategori umum. Jika ditetapkan harga dibawah harga itu petani bisa mengalami kerugian," pungkas Taufik. (asp/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads