"Dia sempat bertemu dengan ibunya Putra, setelah itu, ibunya Putra menghubungi kami," kata Maman Rahman, ayah gadis yang akrab disapa Tami itu dirumahnya Jl Vanda No 28 Rt 014/05, Jatibening 1, Bekasi, Selasa (9/12/2008).
Maman pun langsung meminta orang tua Putra untuk menahan Tami. "Saya bilang si Tami dipegang jangan sampai ke mana-mana. Tapi ibunya si Putra malah bilang, ya udah, si Tami saya suruh beres-beres baju," ceritanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malamnya malah Putra nyusul hilang," kata Maman sedih.
Sebelumnya, Maman sudah pernah menanyakan kepada Putra mengenai keberadaan Tami. Namun Putra selalu menjawab tidak tahu.
"Dia bilang hape-nya tidak bisa dihubungi oleh dia juga. Sekarang saya bingung harus cari di mana," ujar Maman.
Tami kabur dari rumah sejak 30 November dengan membawa perhiasan emas 200 gram. Tami diduga kabur bersama pacarnya, Putra, mahasiswa Institut Bisnis Indonesia (IBI).
Kasus ini telah ditangani Polsek Pondok Gede. Namun hingga kini, keberadaan Tami masih belum diketahui. (ken/iy)











































