Menteri Luar Negeri Hassan Wirajudha mengatakan demokrasi di kawasan Asia sangat penting seperti kerjasama ekonomi. Kerjasama ini mengundang negara demokrasi serta negara lain yang ingin mengembangkan demokrasi.
Hasan mengatakan forum ini sebagai wadah untuk berbagi pengalaman dengan negara-negara di Asia.
"Kita ingin negara asia yang hadir bisa saling belajar,"” ujarnya di hotel Nusa Dua Beach, Nusa Dua, Selasa
(9/12/2008).
Forum yang diikuti 33 negara ini bertujuan untuk membangun kesepakatan soal demokrasi di tingkat kawasan Asia. Deplu RI bersama Universitas Udayanan akan mendirikan Institut For Peace and Democracy yang akan hadir sejumlah kepala Negara dan pemerintahan, di antaranya Perdana Menteri Australia Kevin Ruud, Perdana Menteri
Timor Leste Xanana Gusmao, dan Sultan Brunai Hassana Al Bokiah. (gds/djo)











































