Warga memalang jalan menggunakan kayu dan drum, dan duduk di tengah jalan sambil memancing ikan lele yang sengaja dimasukkan ke dalam lubang jalan. Sementara puluhan anak-anak mandi kubangan air.
Aksi ini adalah bentuk protes warga Kecamatan Medan Belawan terhadap pemerintah yang tidak memperhatikan sarana jalan raya menuju Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang warga, Muhammad Raiz mengatakan, selayaknya pemerintah Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara peduli dengan akses jalan raya menuju Pelabuhan Belawan.
"Pelabuhan Belawan banyak menyumbang PAD untuk pemerintah. Tapi jalannya seperti kolam. Banyak warga jadi korban," kata Raiz.
Menurut warga, jika pemerintah tidak menanggapi aksi blokir jalan, mereka akan mengerahkan massa lebih banyak lagi. Pemblokira jalan berakhir setelah petugas kepolisian dari Samapta Poltabes Medan melakukan negosiasi dengan warga. Sekitar pukul 11.00 WIB, kendaraan mulai bergerak merangkak.
Salah seorang sopir truk Hendrik Sihombing mengaku mendukung aksi warga memblokir jalan.
"Tapi maunya warga aksi menjelang siang. Kalau pagi, jalan masih padat. Kita jadi terganggu mau antar barang ke pelabuhan," kata Sihombing.
(rul/djo)











































