Sejak kepergian Tami 30 November lalu, permintaan pulang dari teman-teman dekat Tami terus bermunculan.
"Tami, udah Idul Adha nih. Masa Tami belum pulang-pulang juga. Tami ga kasian sama teteh, papah, mamah, aa? Mereka semua cariin Tami. Mereka sayang sama Tami," begitu tulis Sukma, salah satu teman Tami di Frindster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ochie, teman Tami yang lain menuliskan kerinduannya pada Tami. "Tam..loe ke mana sih? Katanya mau belajar renang sama gue? Gue kangen pingin dengar cerita-cerita loe lagi," tulis Ochie.
Kalau Sukma dan Ochie hanya meminta Tami pulang, seorang teman Tami yang memiliki account Akuu terlihat sangat kecewa. "Kalo kaya gini caranya, bisa ngebunuh orang tua lo secara pelan-pelan. Lo gak punya hati. Lo bakal nyesel seumur hidup," tulis Akuu yang terlihat geram.
Dari semua komentar yang dikirim teman-temannya, Tami tidak pernah membalas. "Jangan cuma lihat aja Tam, komen dong," tulis Ochie masih dalam testimoni.
Di halaman Friendster, Tami memasang 104 foto dirinya. Beberapa di antaranya, Tami terlihat berpose dengan seorang laki-laki. Dari fotonya, lelaki itu adalah Putra, pacar Tami yang berstatus mahasiswa semester 3 Institut Bisnis Indonesia (IBI).
Tami sudah kabur dari rumah 10 hari. Kasus ini kini sudah ditangani Polsek Pondok Gede. Namun hingga kini, keberadaan siswi SMA Angkasa itu belum juga diketahui.
Keluarga menduga, Tami kabur bersama pacarnya, Putra karena merasa dikekang oleh keluarganya. Saat kabur, Tami mengendarai sepeda motor honda Vario berwarna merah dan membawa sekitar 200 gram perhiasan emas milik ibunya. (ken/iy)











































