Let's do it in the right thing
Stop..stop..stop jangan begitu
Stop..stop..stop bikin malu anak cucu
Itulah bagian dari lirik lagu berjudul 'Stop' yang didendangkan di depan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Monas, Jakarta, Selasa (9/12/2008).
Lagu 'Stop' karangan Faris JV ini cukup memukau ribuan hadirin yang memenuhi
lapangan silang Monas. Iramanya yang rancak, membuat para pengunjung ikut
manggut-manggut. Terlebih, liriknya yang menyebut 'korupsi bikin malu anak cucu' ini cukup menyindir siapa saja yang terlibat kasus korupsi.
Lagu yang berirama rap tersebut dinyanyikan oleh grup nasyid asal Yogyakarta, Justice Voice. Tepuk tangan pun membahana saat grup nasyid yang Januari 2009 mendatang akan ikut dalam festival nasyid di Qatar ini usai melantunkan suara merdu mereka.
Lagu 'Stop' ini merupakan bagian dari sembilan lagu yang tergabung dalam CD bertema Music Agains Corruption yang dirilis atas prakarsa Kejaksaan Agung. 'Stop' menjadi andalan dalam CD bersampul putih ini.
Beberapa artis yang ikut gabung dalam album ini adalah grup band Marvells,
Pongki Jikustik, Justice Voice, dan sebagainya. Tak lupa, Presiden SBY juga
menyumbangkan sebuah lagu dalam CD ini.
Setelah "Stop', grup Marvells melanjutkan suguhan music antikorupsi lain, yang berjudul Rindu Kejujuran. Tak kalah dengan lagu Stop, lagu Marvells juga enak didengar.
Di bagian terakhir, semua penyanyi yang sebelumnya menyanyikan lagu
masing-masing kembali tampil di pentas untuk menyanyikan secara bersama lagu
karangan SBY yang berjudul Bangsa Terhebat. Lagu ini juga mendapat aplaus
hadirin. SBY dan Ibu Ani, juga tampak sumringah mendengarkan lagu ini. (anw/iy)











































