Aksi digelar di depan pintu gerbang Mapolda DIY di Jl Ringroad Utara, Depok, Sleman, Selasa (9/12/2008). Aksi digelar di tengah hujan gerimis yang mengguyur wilayah Yogyakarta sejak pagi hari.
Aksi hanya dilakukan di depan pintu gerbang. Ketika massa berdatangan, petugas langsung menutup pintu gerbang dan berjaga-jaga dari dalam markas. Massapun akhirnya hanya menggelar aksi dari balik pagar besi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator aksi Sujatmiko Dwiyatmojo dalam orasinya mengatakan pihaknya mendesak Polda DIY segera memeriksa dan menangkap bupati Sleman berkaitan kasus korupsi buku senilai Rp 12 miliar. Sebab Ibnu adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus buku ajar di Sleman.
"Di hari antikorupsi sedunia ini adalah waktu yang tepat untu memeriksa Ibnu. Tidak hanya Jarot Subiyanto saja yang jadi tersangka kasus buku, tapi bupati Sleman juga harus diperiksa dan ditangkap," pungkas Sujatmiko.
Usai melakukan orasi bergantian selama lebih kurang satu jam, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Mereka menggulung poster dan bendera yang dibawa, kemudian pulang dengan kendaraan masing-masing. (bgs/djo)











































