KAMMI DIY Desak Polda DIY Segera Periksa Bupati Sleman

Peringati Hari AntiKorupsi

KAMMI DIY Desak Polda DIY Segera Periksa Bupati Sleman

- detikNews
Selasa, 09 Des 2008 12:13 WIB
Jakarta - Puluhan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY memperingati hari Anti Korupsi Sedunia dengan demo di Mapolda DIY. Mereka menuntut kepolisian agar segera memeriksa Bupati Sleman, Ibnu Subiyanto.

Aksi digelar di depan pintu gerbang Mapolda DIY di Jl Ringroad Utara, Depok, Sleman, Selasa (9/12/2008). Aksi digelar di tengah hujan gerimis yang mengguyur wilayah Yogyakarta sejak pagi hari.

Aksi hanya dilakukan di depan pintu gerbang. Ketika massa berdatangan, petugas langsung menutup pintu gerbang dan berjaga-jaga dari dalam markas. Massapun akhirnya hanya menggelar aksi dari balik pagar besi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat aksi berlangsung, massa membawa beberapa poster bertuliskan 'IBNU = Ikatan Bupati Nyopet Umat', 'Tangkap Ibnu, kalah nggak bisa serahkan KPK', 'Ibnu ditangkap kita bahagia', dan 'Ibnu ditangkap kita sejahtera'.

Koordinator aksi Sujatmiko Dwiyatmojo dalam orasinya mengatakan pihaknya mendesak Polda DIY segera memeriksa dan menangkap bupati Sleman berkaitan kasus korupsi buku senilai Rp 12 miliar. Sebab Ibnu adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus buku ajar di Sleman.

"Di hari antikorupsi sedunia ini adalah waktu yang tepat untu memeriksa Ibnu. Tidak hanya Jarot Subiyanto saja yang jadi tersangka kasus buku, tapi bupati Sleman juga harus diperiksa dan ditangkap," pungkas Sujatmiko.

Usai melakukan orasi bergantian selama lebih kurang satu jam, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Mereka menggulung poster dan bendera yang dibawa, kemudian pulang dengan kendaraan masing-masing. (bgs/djo)


Berita Terkait