Informasi yang diterima detikcom, sejumlah warga mengungsi ke markas Batalyon 731 Kabaressy, kota Masohi. Sebagian besar dari mereka adalah para wanita dan anak-anak.
Suasana di kota Masohi memang sangat tegang menyusul bentrokan dua kelompok massa tersebut. Kendaraan pribadi dan angkutan umum tidak ada yang berlalu-lalang di jalan-jalan utama kota tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari polisi mengenai kerusuhan tersebut. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengaku belum menerima laporan resmi mengenai hal tersebut. Namun demikian, Bambang mengatakan akan meningkatkan keamanan di Muluku Tengah, khususnya kota Masohi. (djo/asy)











































