Pemerintah Yunani telah menggelar sidang darurat untuk mempertimbangkan respons atas kerusuhan yang terus berlanjut itu.
Huru-hara antara warga dan polisi ini pertama kali pecah pada Sabtu, 6 Desember waktu setempat. Penyebabnya, seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun tewas tertembak oleh polisi. Korban bernama Alexandros Grigoropoulos itu akan dimakamkan hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri (PM) Yunani Costas Karamanlis menyerukan warga untuk tenang. Ditegaskan bahwa pemerintah berkewajikan melindungi komunitas. Demikian seperti dilansir BBC, Selasa (9/12/2008).
Karamanlis akan bertemu Presiden Karolos Papoulias juga akan berkonsultasi dengan pemimpin partai-partai oposisi sebagai upaya mencapai konsensus mengenai tindakan yang akan diambil.
Kepolisian Yunani telah menangkap dua perwira polisi yang terlibat penembakan Grigoropoulos di Distrik Exarchia, Athena pada 6 Desember lalu.
Grigoropoulos merupakan satu di antara beberapa pemuda yang diduga melempari mobil polisi dengan batu di Exarchia. Seorang polisi keluar dari mobil untuk kemudian menembak tiga kali ke Grigoropoulos dan mengenai dadanya. Remaja itu dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Exarchia dikenal sebagai daerah pembangkang di Athena dan kerap disebut sebagai "basis kekuatan anarkis."
(ita/iy)











































