Demikian Korfungsi Pensosbud KBRI Moskow M. Aji Surya langsung dari ibukota Rusia itu kepada koresponden detikcom di Den Haag, Eddi Santosa, Minggu atau Senin (8/12/2008) pagi WIB.
Delegasi Indonesia pada SKB tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Departemen Luar Negeri Retno L.P. Marsudi.
Sekitar 40 anggota delegasi dari berbagai instansi di Indonesia telah siap dalam negosiasi bilateral selama dua hari penuh, yang akan dimulai hari ini. Dubes RI Hamid Awaludin menyebut SKB itu sebagai kran pengalir hal-hal yang selama ini tersumbat.
Sementara itu Direktur Angkutan Udara, Tri S. Sunoko, mengatakan baik Air Service Agreement maupun MoU on Air Transport yang telah menjadi bahasan kedua belah pihak beberapa tahun terakhir, telah mengalami kemajuan sangat pesat. Hanya tersisa beberapa hal yang bersifat minor dan akan menjadi agenda perbincangan di Moskow.
”Apabila semua berjalan mulus, maka penerbangan langsung dari Rusia ke Indonesia PP (pergi pulang, red) dapat kita harapkan terlaksana pada pertengahan tahun depan,” ujarnya.
Menurut catatan Departemen Perhubungan, maskapai penerbangan Rusia yang selama ini melakukan charter flight ke Bali, telah mengajukan izin untuk penerbangan langsung manakala terjadi kesepakatan antara kedua pemerintahan.
Jika SKB Moskow membawa hasil positif, maka penandatanganan akan dilakukan awal tahun di Jakarta dan setelah itu dilakukan pendaftaran dan administrasi maskapai penerbangan yang memerlukan waktu selama 3 bulan. ”Maskapai penerbangan Rusia sudah relatif siap, tinggal kita menunggu apakah ada maskapai dari Indonesia siap mengimbangi,” tambahnya. (es/es)











































