2 Mahasiswa Dihajar Polisi di Kompleks Diskotek

2 Mahasiswa Dihajar Polisi di Kompleks Diskotek

- detikNews
Minggu, 07 Des 2008 15:00 WIB
Medan - Dua orang mahasiswa babak belur dihajar polisi di Medan. Salah seorang di antaranya bahkan terpaksa dirawat di rumah sakit karena mengalami luka cukup berat. Kasusnya kini ditangani Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Medan.

Muhammad Fachrul Adli Siregar, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), masih terbaring di Rumah Sakit Herna Jl. TD Pardede Medan, Minggu (7/12/2008). Pria berusia 24 tahun ini patah pergelangan tangan kanannya. Dagu dan kepalan Fachrul juga harus mendapat beberapa jahitan karena terbentur lantai.

Menurut Fachrul, penganiayaan itu terjadi pada Minggu dinihari di kawasan parkir Capital Bulding, sebuah tempat hiburan di Jl. Balai Kota, Medan. Pada saat kejadian, dia baru saja tiba di lokasi parkir dan melihat teman kuliahnya, Andi Azhari sedang dipukuli beberapa pria. Saat akan berupaya melerai, Fachrul malah ikut dianiaya hingga pingsan karena kepalanya dibenturkan ke lantai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Azhari yang menderita luka lebam di mata kiri karena pemukulan itu menyatakan, dia dipukuli setelah dilarang masuk ke diskotek Retro. Padahal sebelumnya, dia sudah masuk ke dalam diskotek itu bersama beberapa kawannya. Namun dia keluar sebentar hanya untuk sebuah urusan. Hal itu kemudian memicu keributan, dan Andi dipukuli beramai-ramai.

Semula hanya dua orang pria yang mengaku polisi yang memukuli. Tak lama kemudian datang lagi dua orang lainnya yang memakai pakaian seragam polisi lengkap dengan baret biru, yang merupakan standar pakaian Brimob, dan ikut memukuli kedunya.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Poltabes Medan. "Pengusutan kasus sedang dilakukan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Poltabes Medan, Kompol Gidion Arif Setyawan. (rul/asy)


Berita Terkait