KM Kurnia Abadi yang tenggelam kemudian sempat berusaha diselamatkan oleh KM Intan Samudera. Beruntung 7 orang penumpangnya selamat dan langsung dievakuasi oleh petugas Polair Polda Kalsel dengan menggunakan dua unit speedboat.
Kesimpulan sementara dari Kepolisian Air (Polair) Polda Kalimantan Selatan, kejadian tabrakan dua buah kapal motor tersebut adalah murni kecelakaan. Karena tidak ada korban jiwa, proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya diserahkan kepada Syahbandaran Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
"Karena cuaca hujan dan gelap, KM. Intan Samudera II menabrak KM. Kurnia Abadi," ujar Kasubdit Bin Ops Polair Polda Kalimantan Selatan Kompol Daswar Tanjung.
Adapun KM. Intan Samudera II nahkodanya bernama Kasim tujuan dari Banjarmasin menuju Surabaya, kapal tersebut bermuatan kosong, Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 13 orang. sedangkan KM. Kurnia Abadi Nahkoda bernama Sapo tujuan dari Madura menuju Banjarmasin bermuatan 200 ton garam, 4 ton kapuk, 89 ekor kambing, 300 keranjang mangga serta 3 ton jagung tenggelam di perairan sungai Barito.
Saat ini semua ABK kedua kapal motor yang bertabrakan di perairan sungai Barito Kalimantan Selatan masih diperiksa Syahbandaran Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (gah/gah)











































