Keluarga Alwi Sihadudin misalnya. Alwi merasa kurang lengkap jika berlebaran tanpa ketupat dan ubo rampenya itu.
"Beli 5 ikat buat bikin ketupat, kalau lebaran nggak makan ketupat rasanya nggak enak, tambahin sama lauk lainnya jadi deh lebaran," kata pria itu sambil memilih-milih anyaman ketupat di Jalan Raya Pasar Minggu, Minggu (7/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini waktu lebaran saja, kalau sehari-hari saya jualan keset kaki berbahan wol," kata seorang penjual kepada detikcom.
Rata-rata, para penjual ketupat datang dari Tangerang. Mereka menyewa mobil bak terbuka untuk mengangkut anyaman ketupat dan janur. (ken/ken)










































