"Wah kenapa dipindahin. Kan sudah 10 tahun berada di sana (Jawa). Itu kata pecinta kereta di Jawa. Wajarlah, namanya juga peduli sama kereta api. Mereka memberikan perhatian," ujar salah satu anggota Masyarakat Peduli Kareta Api Sumatera Barat (MPKS) Nofrins Napilus kepada detikcom, Sabtu (6/12/2008).
Nofrins mengatakan, komplain yang diberikan para peduli kereta api di Jawa tidak mengurungkan niat PT KA untuk mengembalikan lokomotif tipe pegunungan itu ke asal muasalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokomotif uap itu dibawa oleh pihak PT KA ke Sumbar untuk tujuan pariwisata. Lokomotif ini asal muasalnya dari Sumbar. Di Ambarawa, lokomotif ini diperbaiki lalu diletakkan di museum Ambarawa. Lokomotif ini juga masih aktif dan bisa digunakan. (gus/djo)











































