Jutaan Jamaah Mulai Bergerak ke Arafah

Laporan Haji

Jutaan Jamaah Mulai Bergerak ke Arafah

- detikNews
Sabtu, 06 Des 2008 17:15 WIB
Jutaan Jamaah Mulai Bergerak ke Arafah
Makkah - Jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia mulai diberangkatkan ke Padang Arafah pada sabtu pagi untuk mengikuti prosesi rukun haji berupa wukuf (berdiam untuk berzikir, istigfar dan berdoa). Akibat jadwal yang bersamaan inilah, jalan-jalan menuju kawasan Armina menjadi macet.

Pantauan wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid yang berjalan dari wisma aziziyah 2 ke wisma aziziyah I (kantor daker Makkah) bus-bus dan kendaraan lain yang mengangkut jamaah haji dari berbagai negara kecuali indonesia menuju mina tertahan mulai dari terminal bus saptco. Akibatnya, beberapa jamaah yang tidak tahan dengan kemacetan ini memilih jalan kaki.

Sementara itu, untuk 210 ribu jamaah haji indonesia langsung diberangkatkan ke padang Arafah sejak pagi ini guna mempersiapkan diri melakukan prosesi wukuf pada minggu (7/12). Diharapkan pada Minggu dini hari, semua jamaah haji indonesia sudah berada di padang arafah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah menetapkan pemberangkatan jamaah haji ke Arafah sejak sabtu pagi ini. Diharapkan minggu dini hari atau minggu pagi semuanya sudah berada di Arafah,"kata Ketua PPIH Arab saudi Nur Samad Kamba pada wartawan MCH di Makkah Sabtu (6/12/2008).

Selain itu, untuk menjamin lancarnya prosesi ibadah selama di Armina, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah membentuk satuan operasional Arafah, Muzdalifah dan Mina, bekerjasama dengan pihak Muassasah dan Naqabah.

"Untuk jamaah haji kita di Arafah, semua perkemahan jamaah kita dari berbagai maktab akan menempati lokasi perkemahan di Rabwatul Hindi. Sedangkan perkemahan Misi Haji Indonesia berada di Syare`Syittin. Sementara untuk mabit di Mina, jamaah kita akan ditempatkan di Haratulilisan sebanyak 61 Maktab dan 9 maktab berada di Mina Jadid," terang Nur Samad

Terkait masalah transportasi, Nur Samad menegaskan bahwa transportasi Arafah Musdalifah dan Mina tetap akan menggunakan sistem Taraduddi seperti yang dilakukan pada pelaksanaan haji tahun lalu. Dengan cara inilah diharapkan jamaah dapat tenang selama melaksanakan ibadah di Armina karena pasti terangkut.

"Dalam safari wukuf disediakan 19 ambulan, 4 couster, untuk mengangkut 70 pasien. Untuk 130 pasien jamaah yang bisa duduk disiapkan 3 bus besar" kata Nur Samad.

107 Jamaah Haji Meninggal Dunia

Dari seluruh total jamaah haji Indonesia yang berjumlah 210 ribu jamaah, 107 jamaah dari total tersebut telah meninggal dunia dengan berbagai sebab. Sementara Sampai dengan Sabtu pagi, jamaah haji yang dirawat di BPIH Makkah tercatat 111 orang dan di Rumah Sakit Arab saudi 60 orang.

"Semua jamah haji yang sakit dan tidak mampu, akan disafari wukufkan sesuai dengan tingkatannya," demikian Nur Samad.

(yid/djo)


Berita Terkait