"Saat ini sedang ada di Cikampek dengan trailer. Langsung menuju Merak. Nggak ada berhenti, karena itu kan pakai trailer takutnya malah buat kemacetan," ujar salah satu anggota Masyarakat Peduli Kareta Api Sumatera Barat (MPKS) Nofrins Napilus kepada detikcom, Sabtu (6/12/2008).
Nofrins mengatakan, lokomotif uap itu dibawa oleh pihak PT KA ke Sumbar untuk tujuan pariwisata. Lokomotif pengangkut gerbong batubara ini asal muasalnya dari Sumbar. Di Ambarawa, lokomotif ini diperbaiki lalu diletakkan di museum Ambarawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokomotif tipe pegunungan ini, lanjut Nofrins, masih aktif dan bisa digunakan. Kenapa dibawa ke Sumbar? Karena yang punya gigi lokomotif uap hanya Sumbar dan Swiss.
"Kan ini juga punya Sumbar jadi balik lagi ke Sumbar untuk pariwisata," tegasnya.
Selain Sumbar, satu lokomotif kuno lainnya akan dibawa ke Solo untuk daya tarik pariwisatanya. Lokomotif itu juga masih berada di Ambarawa "Tetapi saya belum tahu kapan," imbuhnya. (gus/djo)











































