"Nantinya sumbangan terhadap parpol tentu akan menjadi menurun dengan adanya kebijakan ini," ujar politisi PDIP Yasona Laoly.
Hal ini disampaikan dia dalam diskusi bertajuk 'NPWP dan Donatur Parpol di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk membuat pemerintahan yang bersih, saya sepakat jika harus diawali oleh parpol yang bersih juga. Dan parpol yang bersih itu tentu dari sumber pendanaannya," jelas mantan Wakil Ketua Pansus RUU Pilpres dan Legislatif ini.
Yasona menambahkan, istilah dan penggunaan NPWP di Indonesia belum mewabah. Selain itu dia juga menuturkan kendalanya. "Kalau sumbangan berupa jasa ukurannya apa?," tanyanya.
Yasona juga mempermasalahkan sikap KPU yang menerapkan kebijakan itu dengan terburu-buru. "Perlu diingatkan juga kepada KPU mengingat tugas-tugas KPU saat ini masih banyak. Pemberitahuan ini sangat mepet sekali," tandas Yasona.
(nik/djo)











































