Jakarta - Manuver politik Yuddy Chrisnandi sebagai capres independen dalam mengumumkan susunan 'kabinet'nya dinilai justru akan menjadi bumerang. Meski mungkin akan membuatnya populer, namun hal tersebut akan mendatangkan kesulitan baginya untuk membangun koalisi dengan partai lain.
"Mungkin bisa dilihat itu manuver untuk kemudian menjadi
populer. Tapi yang jelas dia nanti akan kesulitan kalau dia akan
berkoalisi " ujar Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2008).
Hidayat mengatakan, penyusunan kabinet semacam itu akan efektif kalau
dilakukan setelah pemilihan legislatif, setelah koalisi tercipta. "Kalau
sekarang masih abu-abu," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Hidayat menambahkan, hal itu sah-sah saja dilakukan. "Boleh dan sah-sah saja. Itu mubah. Mengumumkan kabinet bayangannya itu boleh, termasuk nanti juga misalnya dubes bayangannya juga boleh," ucapnya.
(sho/sho)