"Speedboad warna putih itu melaju dengan kecapatan maksimal. Setengah jam kemudian, balik lagi ke arah Ancol juga dengan kecapatan yang sama,” ujar Kapolres Kabupaten Bekasi, AKBP Heri Wibowo, kepada detikcom Jumat (5/12/2008).
Meski demikian, polisi masih belum bisa memastikan apakah speedboad tersebut digunakan untuk membuang mayat korban atau tidak. Polisi sudah berkoordinasi dengan syah bandar Marina, Ancol, Jakarta Utara, terkait hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herri menduga, speedboad itu disewa seseorang dari suatu tempat tanpa diketahui syah bandar di Marina. “Sebab, pada jam itu memang tidak ada kapal yang keluar dari area Marina," imbuh Heri. (djo/djo)











































